YASBIRA Rintis Perguruan Tinggi di Raja Ampat

YASBIRA Rintis Perguruan Tinggi di Raja Ampat
YASBIRA Rintis Perguruan Tinggi di Raja Ampat (Koleksi YASBIRA)

Terkini.id, Raja Ampat – Setelah pemekaran Kabupaten Raja Ampat, dan ibukota ditempatkan di Waisai, kabupaten ini berkembang dan penyediaan infrastruktur pendidikan menjadi agenda utama.

Diantara Lembaga Pendidikan yang tersedua diantaranya sekolah menengah kejuruan. Juga madrasah tsanawiyah dan madrasah Aliyah.

Yayasan Bina Insan Raja Ampat (YASBIRA) mulai mendiskusikan peluang pendirian perguruan tinggi di Raja Ampat.

Selama ini, sudah mengelola tiga madrasah. Sehingga keberlanjutan lembaga ke jenjang pendidikan tinggi mulai dipikirkan.

Ismail Suardi Wekke, pakar Pendidikan, menyatakan bahwa salah satu bentuk kelembagaan yang memungkinkan adalah Pendidikan keguruan. Dengan demikian, penyediaan tenaga guru dapat disiapkan memenuhi keperluan lokal.

Ismail yang juga Ketua Umum Forum Dosen Indonesia DPD Papua Barat menyatakan bahwa keterbatasan guru di Kabupaten Raja Ampat dapat diatasi dengan adanya perguruan tinggi di wilayah ini.

Pengurus YASBIRA, Hasan Makassar, menguraikan bahwa pendidikan yang sudah ada selam ini terbatas pada Pendidikan menengah.

“Sehingga sudah saatnya dipikirkan untuk pendidikan tinggi,” urai Hasan yang juga saat ini Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Raja Ampat.

Kabupaten Raja Ampat merupakan kabupaten yang dimekakarkan dari Kabupaten Sorong. Ketika saat itu dinamakan dengan Irian Barat, bergabung sebagai distrik.

Setelah era otonomi daerah, Raja Ampat dimekarkan dari distrik menjadi kabupaten tersendiri. “Aspirasi masyarakat, sudah disuarakan dengan menamakan wilayah Misool menjadi kabupaten Raja Ampat Selatan” demikian disampaikan Hasan.

Ibukota Raja Ampat ditempatkan di Waisai. Bentang Kabupaten Raja Ampat yang terdiri dari pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni dari 610 pulau yang ada. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk menggerakkan potensi masyarakat.

“Dengan segala keterbatasan, YASBIRA tidak akan pernah menyerah”, ujar pengurus yayasan. Sebagaimana menyongsong ujian nasional tahun lalu, keterbatasan dana dilakukan dengan pengumpulan dana melalui bazar.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

ICEE 2020 Partisipasi Libatkan 10 Negara Lintas Benua, Mahasiswa Pascasarjana IAIN Sorong Berpartisipasi

Pemuda Peduli, PD PII Raja Ampat Berbagi Sembako

Webinar Pascasarjana IAIN Sorong Dengan Peserta dari Malaysia dan Thailand

Antusiasme Mahasiswa Pascasarjana IAIN Sorong Mengikuti Ujian Proposal Tesis Daring Meningkat

Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Undang Dosen Papua Barat dalam Webinar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar